Mengkudu atau Morinda citrifolia adalah sejenis
pohon cemara tropis yang biasa dijumpai di Kepulauan Pasifik, India, Australia,
dan Asia Tenggara. Buah ini mengandung sejumlah fitokimia, yaitu zat pada
buah-buahan yang bisa mencegah penyakit. Jenis fitokimia yang ada antara lain
asam lemak, lignan, alkaloida, beta-sitosterol, flavonoid, dan iridoid.
Sementara itu, mengkudu juga mengandung sejumlah
nutrisi-nutrisi lain, seperti vitamin C, vitamin A, vitamin B3, potasium, kalsium, katekin, damnacanthal, sodium, zat besi,
serat, dan karbohidrat.
Dalam beberapa penelitian laboratorium, buah
mengkudu menunjukkan kandungan antioksidan, merangsang kekebalan tubuh dan
bersifat melawan tumor. Hasil tersebut telah menunjukkan bahwa buah mengkudu,
menjamin penelitian lebih lanjut untuk kondisi seperti kanker dan penyakit
kardiovaskular.
Sebagian masyarakat ada yang percaya buah ini dapat
mengobati berbagai penyakit, antara lain pilek, sakit kepala, diabetes,
kolesterol, tekanan darah tinggi, rematik, alergi, infeksi, peradangan,
penyakit jantung, psoriasis, HIV, kanker dan lain-lain.
Mengkudu sering dimanfaatkan oleh sebagian
masyarakat untuk bahan makanan seperti sayur, rujak dan juga jus. Bagi sebagian
orang yang tidak menyukai buah mengkudu ini, ada baiknya untuk mengenal lebih
dekat buah mengkudu ini, berikut sejumlah manfaat buah mengkudu yang selama ini
belum diketahui.
Dari hasil penelitian diperoleh data bahwa Mengkudu,
mengandung khasiat yang banyak antara lain :
Menurunkan tekanan darah, Membantu dan merangsang hormon melatonin dan serotonin bagi mengatur dan memperbaiki kualitas tidur serta peredaran darah yang stabil, Memulihkan tenaga kepada tubuh, Bertindak sebagai anti peradangan dan mengurangi rasa sakit pada penderita Arthritis, Anti Histimik, Melindungi usus dari serangan bakteria perusak dan membantu pencernaan, Memperbaiki sistem imunisasi dan merangsang penghasilan sel T, Anti penuaan, Menstabilkan kadar gula dalam darah, Mencegah ketegangan atau stress, Memelihara fungsi ginjal.
Mengkudu Kapsul HPA / Organik Mengkudu HPA
menggunakan mengkudu hasil dari tanaman secara organik bagi memastikan nilai
pengobatan yang maksimum kepada para pemakai produk tersebut.
Layaknya buah-buahan pada umumnya, mengkudu yang
masih berbentuk buah kemungkinan aman untuk dikonsumsi, namun keamanan mengkudu
mungkin akan diragukan ketika Anda mengonsumsinya dalam bentuk obat-obatan.
Langkah terbaik adalah mengonsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi
mengkudu baik dalam bentuk buah maupun obat secara teratur.
Ada beberapa kalangan yang sebaiknya menghindari
mengkudu karena efeknya belum diteliti sepenuhnya dan demi menghindari hal-hal
yang tidak diinginkan.
Ibu hamil dan menyusui. Sejak
dahulu kala, mengkudu dipercaya bisa berdampak buruk untuk janin. Hindari buah
ini jika Anda sedang hamil. Meski belum ada penelitian yang kuat, lebih baik
hindari mengkudu jika Anda sedang menyusui.
Memiliki penyakit organ hati. Mengkudu
dikaitkan dengan penyakit yang bisa merusak organ hati. Beberapa orang yang
mengonsumsi mengkudu dalam bentuk teh dan jus dilaporkan mengalami kerusakan
organ hati setelah meminumnya selama berminggu-minggu. Namun hingga kini belum
jelas apakah kerusakannya disebabkan oleh mengkudu atau hal lainnya. Untuk
berjaga-jaga, sebaiknya hindari mengkudu jika Anda memiliki penyakit organ hati
agar tidak memperparah keadaan.
Memiliki kadar potasium
tinggi. Mengonsumsi mengkudu bisa meningkatkan kadar potasium Anda menjadi
makin tinggi. Potasium tinggi pada tubuh bisa menyebabkan kelelahan, mual,
sulit bernapas, penyakit ginjal, serta yang paling parah adalah kelumpuhan dan
masalah jantung. Penderita penyakit ginjal sebaiknya menghindari produk ini.
Berhati-hatilah saat ingin mengonsumsi sesuatu,
termasuk bahan alami seperti buah mengkudu. Pelajari dengan baik jika ingin
melakukan pengobatan secara tradisional memakai buah-buahan. Dan yang
terpenting, selalu konsultasikan kepada dokter sebelum memasukkan zat apa pun
ke tubuh.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar